
JAKARTA, indonesiatravelling.com – Tradisi bertukar hantaran atau hamper menjelang Idulfitri terus bertransformasi. Memasuki tahun 2026, tren hamper Lebaran tidak lagi hanya soal tumpukan makanan kaleng dalam keranjang besar. Kini, nilai personal, keberlanjutan (sustainability), dan kegunaan jangka panjang menjadi kunci utama yang dicari konsumen.
Bagi Anda yang ingin mengirimkan bingkisan untuk keluarga, relasi bisnis, atau bahkan mencari peluang bisnis musiman, berikut adalah rangkuman tren hamper Lebaran 2026 yang diprediksi akan meledak di pasaran:
1. Konsep “Personal & Storytelling”
Tahun 2026 adalah eranya customization. Hamper yang diproduksi secara massal mulai ditinggalkan. Konsumen lebih memilih paket yang bisa disesuaikan dengan karakter penerima.
-
Contoh: Penambahan kartu ucapan tulis tangan (handwritten), grafir nama pada tumbler, atau pemilihan isi paket berdasarkan hobi penerima (misalnya set kopi nusantara untuk pecinta kafein).
2. Self-Care dan Wellness Kit
Setelah sebulan penuh berpuasa, produk perawatan diri menjadi pilihan yang sangat populer. Banyak orang ingin memberikan “hadiah relaksasi” agar penerima tampil segar saat hari kemenangan.
-
Isi Tren: Aromaterapi, lilin wangi (scented candles), body scrub organik, hingga sabun artisan dengan bahan alami. Kemasannya pun biasanya minimalis dengan warna-warna bumi (earth tones) seperti sage green dan terracotta.
3. Hamper “Mudik Essential”
Mengingat antusiasme mudik yang selalu tinggi, hamper fungsional yang mendukung perjalanan jauh menjadi favorit baru.
-
Isi Tren: Bantal leher ergonomis, botol minum (tumbler) tahan panas/dingin, hingga paket camilan sehat seperti kacang-kacangan dan buah kering yang praktis dimakan di kendaraan.
4. Sembako Premium dan Makanan Siap Saji
Sembako tetap menjadi primadona, namun kelasnya naik menjadi “Premium”. Bukan lagi sekadar minyak atau gula biasa, melainkan produk-produk kurasi yang lebih sehat.
-
Isi Tren: Beras organik, madu murni, minyak zaitun, atau makanan khas daerah yang dikemas dalam kaleng/vacum (seperti Rendang atau Sambal Cumi) sehingga praktis langsung disantap saat Lebaran.
5. Packaging Ramah Lingkungan (Eco-Friendly)
Kesadaran lingkungan di tahun 2026 semakin tinggi. Wadah hamper yang hanya sekali pakai mulai diganti dengan kemasan yang bisa digunakan kembali (reusable).
-
Ide Kemasan: Besek bambu yang estetik, keranjang rotan minimalis, hingga kotak kayu yang bisa dijadikan wadah penyimpanan di rumah. Penggunaan plastik pelapis pun mulai digantikan oleh kain tile atau furoshiki (kain pembungkus gaya Jepang).
Peluang Bisnis untuk Anda:
Jika Anda adalah pelaku UMKM, mulailah fokus pada visual unboxing. Di tahun 2026, pengalaman saat membuka hamper (unboxing experience) adalah alat marketing gratis yang paling ampuh karena penerima pasti akan mengunggahnya ke media sosial (Instagram Reels atau TikTok).
Penulis: Tim Redaksi Indonesia Travelling
Foto: Freepik


