Prediksi Tren Wisata Lebaran 2026: Destinasi “Zero Crowded” Mulai Diburu Wisatawan

 

JAKARTA, indonesiatravelling.com – Puncak arus wisata pada libur Lebaran biasanya identik dengan kemacetan panjang dan kerumunan masif di destinasi populer seperti Malioboro, Anyer, atau Lembang. Namun, memasuki tahun 2026, terjadi pergeseran tren yang cukup signifikan. Para pelancong kini mulai memburu destinasi “Zero Crowded” untuk mencari ketenangan dan pengalaman yang lebih eksklusif.

Data pemesanan akomodasi awal tahun menunjukkan bahwa wisatawan cenderung beralih dari pusat kota menuju kawasan pinggiran atau desa wisata yang menawarkan suasana asri tanpa hiruk-pikuk massa.

Mengapa Destinasi Sepi Menjadi Tren?

Menurut pengamat pariwisata, kejenuhan terhadap “wisata arus utama” menjadi faktor utama. Banyak keluarga yang kini lebih menghargai quality time yang tenang dibandingkan sekadar berkunjung ke tempat yang sedang viral namun penuh sesak. Selain itu, kesadaran akan kesehatan mental dan self-healing membuat destinasi dengan udara bersih dan pemandangan alam menjadi prioritas.

Pilihan Destinasi “Zero Crowded” yang Mulai Dilirik:

  1. Desa Wisata Berbasis Alam: Lokasi seperti kaki Gunung Slamet di Jawa Tengah atau kawasan perbukitan di Sulawesi Selatan mulai banyak dipesan sebagai alternatif wisata pegunungan yang lebih tenang.

  2. Private Resort & Glamping: Tren menginap di tenda mewah (glamping) yang letaknya terisolasi dari pemukiman warga diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan hingga 40% dibandingkan tahun lalu.

  3. Wisata Pesisir Non-Mainstream: Alih-alih menuju pantai populer, wisatawan mulai mengeksplorasi pantai-pantai di pesisir selatan Jawa atau pulau-pulau kecil di kawasan Indonesia Timur yang aksesnya lebih terbatas namun menawarkan privasi tinggi.

Kesiapan Infrastruktur Digital

Keberhasilan tren ini juga didorong oleh semakin baiknya akses internet dan sistem navigasi digital. Wisatawan kini lebih berani mengeksplorasi jalur-jalur baru karena kemudahan menemukan titik lokasi hidden gem melalui platform seperti Google Maps dan ulasan di media sosial.

Baca Juga: Ingin tetap fit saat menjelajahi destinasi baru di bulan suci? Simak [Tips Traveling Nyaman Sambil Berpuasa] agar stamina Anda tetap terjaga.

Penulis: Tim Redaksi Indonesia Travelling Foto: Freepik

Scroll to Top